Semburat jingga
Monday, March 27, 2006
Big,

Lama rasanya tak berbincang denganmu, surat terakhir di bulan Desember tahun lalu. Sedang apa kau Big hari ini? Mengutak atik mesin mobilmu? Atau eksperimen mencoba resep baru? Hampir lupa, kamu masih seperti yang dulu kan? Hehehe aku masih ingat pantang mengucap G di depanmu. G untuk Gendut, G untuk Gemuk. Tapi aku bisa bebas bilang B untuk Besar dan 2B untuk Big Besar :p

Kombinasi yang aneh dan unik, antara aroma maskulin dan feminine. Antara takaran oli mesin dan adonan kue donat favoritmu. Tapi paduan yang tidak biasa itu yang membuatku selalu mengingatmu.

Semalam aku bermimpi bertemu denganmu. Ngobrol tak tentu arah, sembari sibuk memamah biak :D. Fire floss untukmu Big! Dan chocolate croissant untukku. Hmmm yummy…Kamu bilang ‘aku tidak bisa berhenti sebelum habis’ Wekqkqkq aku juga Big!
Sebelum itu 2 potong pizza kamu sikat, 1 porsi steak daging juga. Big … itu doyan namanya :p

Diingat2 Obrolan bahasan kita seru ya, mulai dari yang ga penting -jaket produk wenter yang warnanya ‘ijo2 mirip tai kebo yang kejemur 4 hari’-, lelucon garing Oneng, pembantaian keluarga besar kecoa sampai yang berat -kenapa sangat sulit memahami perasaan wanita-.

Sayang Big, mimpi panjang itu berakhir. Tepat jam 3 dini hari aku terbangun. Yahhh sayang …..padahal semalam terasa menyenangkan. Aku masih berharap masih bisa bertemu denganmu di alam mimpiku. Dan tetap berharap kamu masih Big ku yang dulu.

Jaga dirimu Big
^_^

ps. Hari ini aku merasa sepertinya telah membuat kecewa, maafkan aku
Posted by at 4:18 PM | | 1 comments
Friday, March 24, 2006
xxx: eh temn2 dah pada nikah loh...
xxx: he he
xxx: lha kamu dari pada tambah dosa..
April: opo hubunganne?
xxx: yee jgn marah dong
April:ora nesu, emang kalo nikah dapet kortingan dosa?

~idle~

xxx: Iyoo...he he btw, kw saiki lg ngerjakke opo Pril???
April: lg browsing ae
xxx: ooo..ojo brosing sing aneh2 loh, ngko kena RUU APP
April: ben lah

ps. Karena itu saya jarang online sama temen2 pas kuliah. Sumpah basi!!
Posted by at 1:53 PM | | 4 comments
Thursday, March 16, 2006
Aduh benjol kena lemparan Jeng Fit. Tega nian kau… :(( Guyon ding, ini dilempar khusus katanya buat pemalas posting seperti saya. Ya wis saya nurut, sekali2 nuruti keinginan baik orang kan gpp kali2 dapat Richard Gere :p

Duh Gusti berikut lima keinginan yang belum tercapai. Moga2 Gusti bersedia meluangkan waktu sekejap buat baca postingan ga penting saya :D

Keinginan terbesar saya, mengutuhkan kembali ikatan keluarga saya. Mama, papa, adek, saya. Sekarang utuh hanya tidak benar2 ‘utuh’. Sudahlah tidak usah dibahas yang satu ini ;)

Keinginan yang kedua…. Saya ingin bisa mengerti apa makna sebenarnya dari perkawinan. Apa esensi dari sebuah pernikahan? Kepercayaan saya mewajibkan kalau mampu sebaiknya, kalau bisa, semaksimal mungkin diusahakan.. halah kepanjangan intinya menikahlah. TITIK. Terus setelah menikah? Saat ini saya wanita takut komitmen dan segala bentuk ikatannya. Entah kenapa :(

Ingin punya perkebunan. Bayangkan tinggal di daerah sejuk, duduk2 di beranda sambil membaca. Ah jangan lupa coklat hangat + ubi goreng. Ngiler2 saya membayangkannya. Ada yang mau membantu menambal tabungan saya? Sudah pakai tambal tubles, pakai ban dalam segala koq masih bocor….. hehehe asal!

Sudah 3 keinginan yak, kalau dipikir keras sengaja gini ga keluar keinginannya. Kalau ga mikir malah sekampung keinginannya.
Yang keempat. Pasti ada yang ketawa mengejek kalau saya bilang……saya ingin bisa menulis buku. Lah gimana bisa nulis buku kalau sekarang saja ngisi blog malas. Arrggghhhh…

Terakhir tapi tidak berakhir. Saya ingin sekuat mama saya. Biarpun ditempa berbagai cobaan tapi selalu tersenyum untuk anak2nya. Selalu saja tersedia pelukan hangat, telinga untuk mendengar ocehan anak2nya dan setoples camilan di rumah.

Sengaja tidak melempar balik karena siapa saja yang sudi dilempar ya monggo….. anugerah lho ini. Yang terpenting…Gratis!
Posted by at 11:27 AM | | 5 comments
Wednesday, March 08, 2006

Trik menghadapi atasan cerewet bin rewel bin aneh bin ajaib :

1. Yang utama dan yang terpenting, jangan biarkan omelan kebengisannya masuk ke hati dan pikiran anda. Cukup dengarkan saja, memang sulit di awal tapi biasakan.
2. Jangan menangis atau hampir menangis di depannya biarpun makiannya menajam. Pantang! Dia akan menganggap anda lemah, tidak professional.
3. Konsentrasi pada kalimatnya tentang kesalahan pekerjaan anda. Pusatkan perhatian mana yang menjadi kesalahan anda. Kalau anda merasa tidak menemukan kesalahan tapi bos tetap nyerocos, jangan khawatir … kesalahan pada otak bos anda bukan anda.
4. Selagi bisa, berlatihlah untuk mengembangkan imajinasi anda. Bayangkan wajah idola atau tempat liburan impian anda disaat bos mencak2. Ini membantu anda mengurangi tekanan otak.
5. Saat dia ngamuk, sebaiknya anda jangan merespon serupa. Biarkan dia ngamuk bibir monyong, simpan tenaga anda. Nah disaat dia mulai kelelahan, baru giliran anda membela diri dengan menjawab ‘giliran saya menjelaskan pak/bu’. Beri alasan logis dengan sikap tenang. Tapi juga ingat bagaimanapun anda membantah dan membela diri, dia tetap bos anda yang pantang berkata ‘iya saya juga salah, maafkan saya’. Jadi tetap siap2 kalau2 alasan anda tidak diterima sama sekali. Wis ben lah sing penting njajal (gpp deh yang penting nyoba).
6. Kalau memang anda melakukan kesalahan pekerjaan, akui saja itu akan mempersingkat acara perngomelan. Dan coba perbaiki dengan embel2 ‘tolong dibantu pak/bu’. Ga usah gengsi mengakui kesalahan, ‘anak buah juga manusia’
7. Seandainya anda telah mencoba semua trik, tapi tetap gagal. Anda tetap sakit hati dan malah menambah daftar dosa akibat kebencian mendalam. Hanya ada 2 pilihan : keluar dari pekerjaan anda atau belajar ramuan pengasih dari dukun favorit anda ;)

Posted by at 1:20 PM | | 5 comments
Monday, March 06, 2006

Minggu 5 Maret 2006, 10.27
Inbox (1)
Dhina : mb blogmu msk di femina

gubrakkk.......hah??? mencet2 no dhina.... masa dhin? iya yg
bukanchicklit, gini tulisannya bla..bla..bla. Wis jangan ditanya wiken saya kemarin. Top banget yak May, Nin, Sis! setubuh ga?


ps. silahkan kalau mau bilang saya ndeso, kampungan, baru gitu aja heboh....tapi mau gimana lagi? ndeso gini malah sing ngrejekeni :p



Posted by at 8:12 AM | | 2 comments
Made by Golda